28
2011
Tahapan Manajemen Proyek (Part 2 – Project Planning)
Artikel kali ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yang telah membahas mengenai Tahap Inisiasi Proyek (Project Initiation). Pada artikel ini akan membahas tahap perencanaan proyek (Project Planning) dimana gambaran global yang telah didiskusikan dan didokumentasikan pada tahap inisiasi akan dideskripsikan secara detail disini. Perencanaan proyek secara umum berisi :
- Tujuan dan ruang lingkup proyek (Scope Management)
- Waktu Pengerjaan atau jadwal proyek (Time Management)
- Rencana Anggaran Biaya Proyek (Cost Management)
- Kualitas Proyek (Quality Management)
- Sumber Daya Proyek (Resource Management)
- Manajemen Resiko (Risk Management)
- Perencanaan Komunikasi (Communication Management)
- Pengadaan (Procurement Management)
- Integrasi (Integration Management)
Bentuk perencanaan yang harus dilakukan sangat tergantung pada besar kecilnya sebuah proyek (Skala Proyek) yang akan dilaksanakan. Jika proyek yang akan dilaksanakan adalah proyek berskala kecil, kita tidak perlu menyusun semua perencanaan yang telah dicantumkan diatas. Sebaliknya, jika proyek memiliki skala yang besar, biasanya sebagian atau semua bentuk perencanaan akan dilakukan. Hal ini disebabkan oleh tingkat kompleksitas dari sebuah proyek biasanya berbanding lurus dengan skala proyek. Semakin besar proyek, biasanya semakin kompleks pula pekerjaan yang akan dilakukan. Begitu pula jumlah orang yang terlibat. Sudah dipastikan akan melibatkan banyak orang jika proyek tersebut berskala besar.
Perencanaan ini sangat penting dalam mengelola banyak hal di sebuah proyek sehingga semua pihak yang terlibat dapat saling bekerjasama dan berkomunikasi secara efektif dan efisien. Begitu pula dalam hal penggunaan sumber daya yang diperlukan. Dengan manajemen yang baik, maka sumber daya yang ada dapat digunakan secara efektif dan efisien juga. Secara singkat, kita bisa mengatakan bahwa pada tahap perencanaan proyek, tim proyek akan :
- Mendefinisikan ruang lingkup proyek.
- Mendetailkan jadwal pelaksanaan proyek.
- Menentukan alokasi dana yang dibutuhkan proyek.
- Menetapkan prosedur dan mekanisme pengontrolan proyek.
- Menentukan kualifikasi, peran dan tanggung jawab, serta jumlah personil yang dibutuhkan untuk melaksanakan proyek.
- Mengidentifikasi resiko-resiko proyek dan menentukan tindakan penanggulangannya.
- Membuat perencanaan komunikasi selama pelaksanaan proyek.
- Menentukan dan menyetujui project baseline yang akan menjadi acuan dalam pengukuran kinerja proyek.
Pada tahapan perencanaan ini ada beberapa dokumen yang digunakan, yaitu :
- Work Breakdown Structure (WBS) [ PLAN-01 WBS ] – pdf
- Penugasan Tim Proyek [ PLAN-02 PENUGASAN TIM PROYEK ] – pdf
- Jadwal Proyek [ PLAN-03 JADUAL PROYEK ] – pdf
- Perencanaan Komunikasi [ PLAN-05 PERENCANAAN KOMUNIKASI ] – pdf
- Perencanaan Manajemen Proyek [ PLAN-06 PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK ] – pdf
Referensi
- Bjarne Kousholt (2007). Project Management? –. Theory and practice.. Nyt Teknisk Forlag.
- Heryanto, Imam., Totol Triwibowo (2009). Manajemen Proyek Berbasis Teknologi Informasi – Mengelola Proyek secara Sistematis Menggunakan Microsoft Project. Informatika. 2009.
- Jason Charvat. 2002. Project Management Nation. John Wiley & Sons Inc.
- Joseph Phillips (2003). PMP Project Management Professional Study Guide. McGraw-Hill Professional, 2003.
- Project Management Institute. 2008. A Guide to The Project Management Body of Knowledge. Project Management Institute.
Related Posts
Kategori
- Android (12)
- Annoucement (1)
- Dasar SQL (2)
- J2ME (17)
- Java (8)
- Kaskus Case (5)
- Komunikasi & Teknik Presentasi (1)
- Manajemen Proyek (7)
- OS Linux (2)
- PHP (13)
- Reportase (4)
- Sejarah IT (1)
- Sosok (1)
- Wordpress (1)
- Zero to Hero (4)
Kumpulan Orang Pinter
Komentar Terakhir
- admin pada Membuat Form Login, Proses Login dan Pengamanan Halaman
- admin pada ChoiceGroup
- K.S.B.S pada ChoiceGroup
- Lexicheiy pada Membuat Form Login, Proses Login dan Pengamanan Halaman
- taufik nur adi pada PHP Dasar 4 – Tambah, Ubah dan Hapus Data (Add, Edit dan Delete Data)
- Janoko Lintang Nurul Hikmah pada PHP Dasar 4 – Tambah, Ubah dan Hapus Data (Add, Edit dan Delete Data)
- taufik nur adi pada Membuat Form Login, Proses Login dan Pengamanan Halaman
Komen Postingan
- Komunikasi J2ME dengan PHP (8)
- Kaskus Case [4] – Chain Combo Box dari Database (8)
- Kaskus Case [5] – Nilai Parameter Pencarian Selalu “abadi” di Setiap Halaman Paging (8)
- Persistent Storage (8)
- Kaskus Case [2] – Mencegah Aksi Tombol “Back” Setelah Logout dan Privilage untuk Masing-Masing User (7)
- Membuat Form Login, Proses Login dan Pengamanan Halaman (7)
- PHP Dasar 4 – Tambah, Ubah dan Hapus Data (Add, Edit dan Delete Data) (6)
Popular Posts
- PHP Dasar 4 – Tambah, Ubah dan Hapus Data (Add, Edit dan Delete Data) (2,245)
- PHP Dasar 3 – Koneksi Database MySQL dan Menampilkan Data (1,846)
- Cara Install Netbeans dan Membuat project J2ME (1,188)
- SMS Gateway bersama Gammu (1,058)
- Komunikasi J2ME dengan PHP (765)
- RadioGroup dan RadioButton (Android) (684)
- ImageButton, Button And Custom Button (Android) (668)
- Pemograman Mobile Dengan LWUIT (612)
- Spinner (Android) (611)
- Tahapan Manajemen Proyek (Part 1 – Project Initiation) (560)
Ngitung Pengunjung
Kata-kata
Akses Ke banyak Halaman Alert Android apache httpd.conf ArrayList Belajar Android blog Chain Combo Box Chaining Selection China Search Engine ChoiceGroup ChoiceGroup J2ME Class Alert Class Command class List CustomItem CustomItem J2ME file web diluar htdocs Find Object ArrayList Form J2ME Gauge Hello Android hibernate hibernate jpa Hibernate Transaction Human Resource Install android Integritas data J2ME java Kaskus Case Login Manajemen Proyek Mobile Programming Mobille Programming PHP PHP Dasar PHP Login pinter.in pinterin Tutorial tutorial android Tutorial Class Command tutorial php www.pinter.in

An article by







